Jenis Struktur Bangunan Umum di Indonesia

Jenis Struktur Bangunan Umum di IndonesiaJenis Struktur Bangunan Umum di Indonesia merupakan beberapa macam struktur permainan yg sering di gunakan di Indonesia.

tipe-tipe struktur bangunan pada umumnya terdiri dari struktur bawah (lower structure)dan struktur atas (upper structure). tipe struktur bawah (lower structure) merupakan pondasi dan struktur bangunan yg berada di bawah permukaan tanah, sedangkan yg dimaksud dengan struktur atas (upper structure) merupakan struktur bangunan yg berada di permukaan tanah seperti

  • kolom
  • balok
  • plat
  • tangga

Setiap komponen tersebut memiliki fungsi yg berbeda-beda di dalam sebuah struktur. Suatu Bangunan yang berbahan beton dan memiliki tulang, dan memiliki lantai yang cukup banyak akan rawan mengalami keruntuhan apabila tidak di siapkan dan di buat dengan baik.

Baca Juga Artikel kami Lainnya di Daftar Perusahaan Bahan Bangunan Jawa Timur

Jenis Struktur Bangunan Umum di Indonesia

Oleh karena itu, diperlukan suatu perencanaan struktur yg tepat dan teliti agar bisa memenuhi kriteria kekuatan (strenght), kenyamanan, keselamatan, dan umur rencana bangunan.

Beban-beban yg bekerja pada struktur seperti beban mati (dead load), beban hidup (live load), beban gempa (earthquake), dan beban angin (wind load) menjadi material perhitungan awal dalam perencanaan struktur untuk mendapatkan besar dan arah gaya-gaya yg bekerja pada setiap komponen struktur

Kemudian bisa dilakukan analisis struktur untuk mengetahui besarnya kapasitas penampang dan tulangan yg dibutuhkan oleh masing-masing struktur.

Pengertian Struktur Atas (Upper Structure)

Struktur atas suatu gedung merupakan seluruh bagian struktur gedung yg berada di atas muka tanah (SNI 2002). Struktur atas ini terdiri atas kolom, pelat, balok,dinding geser dan tangga, yg masing-masing memiliki peran yg sangat penting.

Komponen-Komponen Struktur Gedung Bagian Atas

1. Kolom

Kolom merupakan suatu elemen struktur tekan yg memegang peranan penting dari suatu bangunan, sehingga keruntuhan. Pada suatu kolom merupakan lokasi kritis yg bisa menyebabkan runtuhnya (collapse) lantai yg bersangkutan dan juga runtuh total (total collapse) seluruh struktur.

Bila diumpamakan, kolom itu seperti rangka tubuh manusia yg memastikan sebuah bangunan berdiri. Struktur dalam kolom dibuat dari besi dan beton. Keduanya merupakan gabungan antara material yg tahan tarikan dan tekanan.

Besi merupakan material yg tahan tarikan, sedangkan beton merupakan material yg tahan tekanan. Gabungan kedua material ini dalam struktur beton memungkinkan kolom atau bagian struktural lain seperti sloof dan balok dapat menahan gaya tekan dan gaya tarik pada bangunan.

Untuk kolom pada bangunan sederhana bentuk kolom ada dua tipe yaitu kolom utama dan kolom praktis.

2. Komponen Balok

Balok juga merupakan salah satu pekerjaan beton bertulang. Balok merupakan bagian struktur yg di pakai sebagai dudukan lantai dan pengikat kolom lantai atas.Fungsinya merupakan sebagai rangka penguat horizontal

3. Plat Lantai

Plat Lantai adalah lantai yang tidak langsung di permukaan tanah, dan biasanya lantai ini berada di lantai bertingkat dan bertumpu pada tiap kolom bangunan.

Ketebalan plat lantai ditentukan oleh :

  • Besar lendutan yg diijinkan
  • Lebar bentangan atau jarak antara balok-balok pendukung
  • material konstruksi dan plat lantai

material untuk Plat lantai bisa dibuat dari :

  • tipe Plat Lantai Kayu
  • Lantai Beton
  • Plat Lantai Yumen ( Kayu Semen )

Sistem plat lantai

a) Sistem Pelat SatuSistem
b) Pelat Dua Arah

4.Tangga

Tangga merupakan suatu komponen struktur yg terdiri dari plat, bordes dan anak tangga yg menghubungkan satu lantai dengan lantai di atasnya. Tangga memiliki bermacam-macam tipe, yaitu tangga dengan bentangan arah horizontal, tangga dengan bentangan ke arah memanjang, tangga terjepit sebelah (Cantilever Stairs) atau ditumpu oleh balok tengah., tangga spiral (Helical Stairs), dan tangga melayang (Free Standing Stairs).

Bagian-Bagian struktur tangga :

a) Bagian Ibu Tangga
b) Anak Tangga

tipe-tipe tangga menurut strukturnya :

  • tipe Tangga Plat
  • Tangga Balok
  • kantilever
5. Diding Geser

Dinding Geser (shear wall) merupakan suatu struktur balok kantilever tipis yg langsing vertikal, untuk di pakai menahan gaya lateral. Dan pada umumnya di tempatkan di sekitar lift, tangga, dan juga shaft untuk menahan beban tanpa mengganggu susunan ruang yang ada dalam bangunan.

6. Atap

Atap merupakan bagaian paling atas dari suatu bangunan, yg melilndungi gedung dan penghuninya secara fisik maupun metafisik (mikrokosmos/makrokosmos).

Permasalahan atap tergantung pada luasnya ruang yg wajib dilindungi, bentuk dan konstruksi yg dipilih, dan lapisan penutupnya. Rangka atap berfungsi menahan beban dari material penutup. Penopang rangka atap merupakan balok kayu / baja yg disusun membentuk segitiga,disebut dengan istilah kuda-kuda.

Kuda – kuda

Untuk konstruksi kuda – kuda, adalah salah satu komponen bangunan yang memiliki rangka dan berfungsi untuk mendukung beban yang ada dari atap. Dan termasuk beratnya sendiri bersamaan dengan berfungsi sebagai bentuk atap. Umumnya kuda-kuda terbuat dari :

Kuda-kuda kayu

Di pakai sebagai pendukung atap dengan bentang sekitar 12 m.

Kuda-kuda baja

Sebagai pendukung atap, dengan sistem frame work atau lengkung dapar mendukung beban atap sampai beban atap sampai dengan bentang 75 m, seperti pada hanggar pesawat, stadion olahraga, bangunan pabrik, dan lain-lain.

Kuda-kuda dari beton bertulang

bisa di pakai pada atap dengan bentang sekitar 10 hingga 12 m. Pada dasarnya konstruksi kuda-kuda terdiri dari rangkaian batang yg selalu membentuk segitiga.

Kuda-kuda di letakkan di atas dua tembok selaku tumpuannya. Dan hal lain yang perlu di perhatikan adalah dengan tembok yang di buat tanpa harus menerima beban berlebih dari posisi horizontal, dan di usahakan hanya menerima beban vertikal saja.

Beban-beban yg di hitung merupakan beban mati (yaitu berat penutup atap, reng, usuk, gording, kuda-kuda) dan beban hidup (angin, air hujan, orang pada saat memasang/memperbaiki atap).

Struktur Bawah Bangunan

  • Pondasi (pancang, bore pile, telapak, dll)
  • Galian tanah
  • Pile cap dan sloof
  • Raft Fondation (jika ada)
  • Dinding penahan tanah / retaining wall
  • Waterproofing (umumnya waterproofing membrane atau integral)
  • Urug tanah kembali dan pemadatan tanah

Pondasi

Pengertian umum untuk Pondasi merupakan Struktur bagian bawah bangunan yg berhubungan langsung dengan tanah, atau bagian bangunan yg terletak di bawah permukaan tanah yg memiliki fungsi memikul beban bagian bangunan lainnya di atasnya.

Pondasi wajib di buat dengan perhitungan, yang dapat menjamin keseimbangan bangunan dengan beratnya sendiri. beban dalam bangunan, dan beban dari luar seperti :

  • Tekanan Angin
  • Gempa Bumi
  • Dan sebagainya

Di samping itu, tidak boleh terjadi penurunan level melebihi batas yg di ijinkan.Agar kegagalan fungsi pondasi bisa di hindari, maka pondasi bangunan wajib di letakkan pada lapisan tanah yg cukup keras, padat, dan kuat mendukung beban bangunan tanpa menimbulkan penurunan yg berlebihan.

Pondasi merupakan bagian struktur dari bangunan yg sangat penting, karena fungsinya merupakan menopang bangunan di atasnya, maka proses pembangunannya wajib memenuhi persyaratan utama sebagai berikut:

1. bisa menyesuaikan pergerakan tanah yg tidak stabil (tanah gerak)
2. Tahan terhadap pengaruh perubahan cuaca
3. Tahan terhadap pengaruh material kimia